Welcome


Senin, 14 Maret 2011

Jauh Dekat (tidak) Sama Dengan Rp 3.000

Entah kenapa, saya tidak bias mengendarai motor :-|Pathetic!

Bawa sepeda bisa, tapi kalau motor gak bisa :hammer:. Saya cuma bisa mengendarai mobil. Jadilah saya pelanggan setia Angkot (di Surabaya) / Pete-Pete (di Makassar). Route of Angkot in Surabaya

This piture taken from : http://shintascorner.wordpress.com/2010/10/01/angkot-merak-yang-full-music/

Setelah seharian nyari souvenir (visit another entry : SOUVENIR HUNTER), pulang ke rumah naik angkot. Di angkot masih dikit penumpang, karena angkotnya baru keluar dari persinggahannya (link rute angkot Surabaya) *halaah*. Ada yang lucu dari angkot yang saya tumpangi, ada tulisan ini :

See. Jauh-dekat 3.000. Ironisnya, tadi pas ke PGS (I told u before, to read my entry “SOUVENIR HUNTER") saya bayar Rp 4.000! Ya.. 4rebu! Sh*t! beda 1rb emang, tapi kalau semua penumpang disuruh bayar 4rb dan ketentuannya adalah 3rb apakah itu tidak keterlaluan? :-D cari uang sih cari uang. Tapi please..be honest. Mungkin orang lain ikhlas-ikhlas saja, tapi tidak dengan saya. He he he.

Kadang-kadang emang ada beberapa sopir angkot yang ngasih tarif yang sifatnya “unwritten/unspoken tariff”. Itu sering terjadi, missal kalau tempat kita naik angkot dan tempat berhenti jaraknya dekat pasti tarif nya dikurangi. :-D Dan, ketika pulang dari PGS, singgah dulu ke Natasha Skin Care. Jarak Natasha ke kosan saya cukup dekat. Tarif normal 3rb, tapi bayar Cuma 2rb.

So? 4rb yang tadi terbayarkan dengan 2rb ketika pulang. Ha ha ha. Jauh dekat tidak sama dengan 3000.


Love,

Inar

Minggu, 13 Maret 2011

Souvenir Hunter

o
Bangun pagi perasaan segeeerrrr, nyuci, bersih-bersih kamar, and then go to PGS (Pusat Grosir Surabaya). Hunting souvenir nikahan k’Ucu dan k’Try. Sebenarnya banyak toko yang ngejual souvenir ( I mean, tidak harus ke PGS), tapi di PGS harga lebih murah karena di sana banyak yg jual souvenir dan di PGS adalah tempat grosir yang bisa ditawar hingga harga terendah. Hahaha.

Sabtu, 12 Maret 2011

Trip-Trap to Malang


Sebelum memulai, diawali dengan ketawa dulu. Emang patut ditertawai perjalanan kali ini. Ya ampun, masih belum bisa mencari alasan yang masuk akal, keberanian apa yang merasuki jiwa kami "lebay", sampe berani ke Malang (PP Sby-Mlg 2x). Dalam sehari.

Okey, i'll try to start my review.
Tanggal 9 Maret 2011, berangkat ke Malang bersama my lovely best friend-little sister namely Yuli Dwi Astanti. Jam 6 teng, dik Yuli udah ngejemput di kost-an dan kami sarapan bubur ayam dulu. Ke Terminal Bratang kemudian ke Terminal Bungurasih. Dan singkatnya, berangkat ke Malang jam 9.30 WIB. Argh..hectic !